Tips Menjaga Sirkulasi Udara di Dapur Agar Tidak Lembab

Menjaga Sirkulasi Udara – Kelembaban suhu udara dalam sebuah ruangan sangat harus kita jaga. Bukan hanya akan berpengaruh pada kesehatan, kondisi yang terlalu lembab bisa mempengaruhi keawetan furniture di ruangan tersebut. Pertumbuhan jamur atau lumut pun bisa lebih cepat, apalagi bila kamu tak pernah melakukan perawatan rutin. Khususnya untuk bagian kitchen set, kondisi yang lembab bisa saja dipengaruhi karena uap yang dihasilkan saat proses memasak.

Menjaga Sirkulasi Udara di Dapur

Lantas bagaimana sih cara menjaga sirkulasi udara untuk area ruang dapur? Berikut adalah beberapa tips dari Interior Loka yang akan sangat bermanfaat untukmu, simak yuk!

1. Memposisikan Kitchen Set dekat Jendela

Agar suhu ruangan di dapur tidak terlalu lembab maka posisi kitchen set adalah kuncinya. Sebaiknya buatlah cabinet kitchen dekat dengan jendela, sehingga sirkulasi udara dapur akan terjaga dengan baik karena pertukaran udaranya tak ada hambatan. Apalagi bila ruanganmu full indoor yang memang akan sangat pengap kalau tidak memiliki jendela.

Nah disamping menjaga kondisi kelembaban, kamu juga harus memastikan kalau udaranya bersih. Sangat disarankan untuk membuka jendela lebih sering. Minimal dari pagi sampai siang hari. Bersihkan juga jendela dengan rutin agar tidak ada debu-debu yang menumpuk.

2. Membuat Ventilasi Udara Ruangan yang Cukup

Bila tidak ada jendela, buatlah beberapa ventilasi udara yang cukup. Ukurannya bisa menyesuaikan dengan besar ruanganmu. Kamu juga harus memperhatikan kebersihan ventilasi ya, rutin melakukan pembersihan menggunakan lap sangat disarankan sekali.

3. Memberikan Asupan Cahaya Matahari

Cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan juga bisa membantu agar suhu udara dalam ruangan tidak terlalu lembab. Di samping itu, ruangan bisa mendapatkan pencahayaan alami pada siang hari sehingga kamu akan lebih menghemat pengeluaran listrik dari lampu dapur. Bila tidak ada jendela atau ventilasi, kamu bisa coba menggunakan glass box agar mendapatkan cahaya matahari saat pagi dan siang.

4. Menggunakan Exhaust Hood

Sebelumnya sudah disampaikan bahwa uap yang dihasilkan saat memasak bisa membuat ruangan menjadi lebih lembab. Oleh sebab itulah, kamu harus meminimalisir tumpukan uap. Salah satunya bisa dengan menggunakan exhaust hood atau penyedot asap khusus untuk area kitchen set.

Exhaust memang menjadi salah satu elektronik dapur yang sangat direkomendasikan. Ada banyak model, brand dan harganya pun berbeda-beda. Kamu bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki serta desain exhaust yang diinginkan.

5. Memanfaatkan Air Purifier

Untuk menjaga sirkulasi udara jangka pendek, kamu  bisa coba memanfaatkan alat penetral udara yaitu air purifier. Alat tersebut mampu menurunkan resiko penularan penyakit melalui udara sehingga kualitasnya semakin baik. Menggunakannya di dapur juga sangat bisa membuat kita rileks saat memasak.

6. Rutin Membersihkan Kitchen Set dan Hindari Noda Berminyak

Hal yang paling penting dan tak boleh kamu lewatkan untuk menjaga sirkulasi udara di dapur tetap terjaga adalah selalu rutin membersihkan kitchen set dan menghindari tumpukan noda berminyak. Beberapa bagian kitchen yang biasanya rawan terkena noda tersebut yaitu top table dan dinding. Bersihkan kitchen menggunakan kain lembut dan cairan pembersih khusus. Bila sulit dibersihkan cobalah menggunakan baking soda dengan cara ditaburkan pada bagian noda membandel.

Inspirasi Ruang Dapur dengan Posisi yang Pas untuk Menjaga Sirkulasi Udara

Lantas, posisi kitchen set seperti apa sih yang bisa membantu dalam proses menjaga sirkulasi udara di dapur? Berikut adalah inspirasi desain ruang dapur yang bisa menjadi referensi!

Dapur Full Plafon Model Lurus Dekat dengan Jendela

Posisi dapur di atas dekat dengan jendela yang berukuran cukup besar. Sehingga bisa menghindari kondisi suhu udara yang terlalu lembab. Modelnya lurus dengan bagian cabinet atas full sampai plafon, membuat area penyimpanan semakin maksimal.

Desainnya juga sederhana namun tetap terlihat elegan dan menampilkan kemewahan dengan lembut. Bagian dindingnya dilapisi oleh backsplash keramik, sehingga dinding tidak akan mudah terkena noda. Kalaupun ada, cukup mudah untuk dibersihkan.

Kitchen Set Scandinavian dekat Pintu Kaca

Desain dapur model lurus ini bertemakan Scandinavian dengan ciri khas warna putih kombinasi woodgrain. Posisinya dekat pintu kaca yang bisa dibuka tutup, sehingga membantu dalam proses pertukaran udara. Ada pula penambahan exhaust hood pada area memasak, sangat membantu dalam proses netralisir uap atau asap.

Di samping itu, cabinet bagian atasnya juga sangat maksimal sekali karena di buat full sampai plafon. Cocok untuk rumah minimalis yang memiliki ruang terbatas namun membutuhkan penyimpanan yang cukup banyak. Kitchen setnya juga dekat dengan area meja makan, memudahkan kita saat akan menyajikan makanan.

Apakah memungkinkan untuk ruang dapur yang kecil agar sirkulasi udara terjaga?

Pastinya mungkin sekali dong, asalkan kamu bisa menerapkan beberapa tips yang sudah disampaikan di atas. Minimal exhaust hood dijadikan sebagai elektronik wajibnya. Penataan desain yang tepat juga akan sangat membantu. So, sangat disarankan sekali untuk berkonsultasi pada jasa interior yang memang memahami bagaimana sisi tata letak ruangan yang tepat dan tidak membuat sumpek? Sebab tak jarang loh salah penataan malah membuat ruangan besar menjadi sempit.

Sekarang ini sudah banyak jasa desain dan custom interior yang tersebar di berbagai daerah. Salah satunya adalah Interior Loka yang berlokasi di Pekalongan. Nah, bagi kamu yang berada di sekitar Pekalongan dan ingin konsultasi gratis yuk langsung hubungi saja customer service Interiorloka!

Ada banyak keuntungan berkonsultasi pada jasa interior. Beberapa diantaranya adalah dapat melakukan perencanaan biaya dengan tepat, mengetahui ukuran kitchen set secara detail yang cocok dengan kondisi ruangan, mengetahui apa kelebihan dan kekurangan dapur kita sehingga bisa diterapkan kitchen set yang tepat.

Nabilah Kautsar

Freelance Content Writer & Social Media Specialist