10 Tips Merawat Furniture Kayu Agar Tidak Cepat Rusak

Berbagai macam material furniture bisa dipilih untuk melengkapi perabotan rumah. Namun kebanyakan orang tentu ingin yang awet agar tahan lama, oleh sebab itulah furniture kayu menjadi yang terfavorit. Dari segi harga pun bisa dibilang agak mahal sebanding dengan kualitas yang dimiliki.

Namun biarpun faktanya kayu memiliki kekuatan yang baik, material ini juga ternyata memiliki kelemahan apa lagi bila terkena jamur, dimakan rayap, dan lain-lain. Hal tersebut sebenarnya bisa diminimalisir bila kita sebagai pengguna bisa melakukan perawatan dengan baik dan benar.

Merawat Furniture Kayu Agar Tidak Cepat Rusak

nspirationfeed.com
nspirationfeed.com

Tak sedikit loh orang yang asal-asalan merawat furniture kayu jati. Niatnya ingin membuat tampak awet dan bagus setiap saat, malah jadi merusak secara perlahan. Oleh sebab itulah, Interior Loka akan berikan beberapa tips perawatan furniture yang tepat pada ulasan berikut ini.

1.    Mengenal Kayu Jenis Apa yang Digunakan

Tips pertama adalah hal dasar yang seharusnya sudah kamu ketahui, sebelum membeli furniture yaitu mengenal jenis kayu apa yang digunakan. Ada berbagai macam jenis, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Dari segi ketahanan pun akan berbeda.

Misal, kamu menggunakan jenis kayu olahan blockboard. Material ini cukup kuat untuk digunakan pada furniture, namun tidak direkomendasikan bila diterapkan pada kitchen set atau furniture yang harus menanggung beban berat. Sebagai gantinya kamu bisa coba memilih material multipleks yang ketahanannya lebih baik dari blockboard.

2.     Menempatkan Furniture Kayu pada Ruangan Bersuhu Normal

Furniture kayu juga harus ditempatkan pada suhu ruangan normal. Jangan lembab atau terlalu banyak terpapar suhu panas secara terus menerus. Bila lembab maka bisa membuat kayu mudah terkena rayap. Sementara bila panas akan membuat kayu jadi kering dan cepat menyusut, itulah awal mula muncul retakan pada lapisan kayu.

Salah satu area yang bisa memberikan paparan panas berlebihan adalah ventilasi udara. Sementara untuk area lembab adalah yang dekat dengan sumber air di dalam rumah.

3.    Menghilangkan Noda Kopi Menggunakan Pasta Gigi & Baking Soda

Beberapa orang terkadang tidak berhati-hati saat membawa minuman berwarna seperti kopi panas. Bila tumpah di atas meja berbahan kayu biasanya akan meninggalkan sedikit noda. Nah, bila sudah terasa sulit dibersihkan kamu bisa coba menggunakan pasta gigi non gel yang dicampur dengan baking soda (kalau tidak ada ganti dengan minyak goreng campur abu).

Oleskan campuran kedua bahan tersebut lalu gosok menggunakan jari atau kain lembut pada area yang terkena noda. Mudah sekali kan? Yuk coba!

4.    Ingin Memindahkan Furniture Kayu? Jangan Diseret ya!

Menyeret furniture mungkin terasa lebih mudah dibandingkan harus mengangkat saat akan memindahkannya. Tapi, tahukah kamu ternyata menyeret malah bisa membuat furniture kayu palet cepat rusak! Hal tersebut bisa membuat goresan atau mengikis area bawah kayu akibat gesekan dengan lantai. Kaki furniture pun bisa saja patah bila kamu terlalu keras mendorongnya.

Angkatlah perabotan furniture pada bagian penampang dengan sangat berhati-hati. Bila terlalu berat sebaiknya minta tolong orang sekitarmu untuk membantu.

5.    Membersihkan Noda pada Kayu Menggunakan Teh, Simple Banget

Selain bisa dinikmati saat diseduh menggunakan secangkir air hangat lalu memberikan manfaat untuk tubuh saat kita meminumnya, teh juga ternyata bisa memberikan keuntungan lain loh yaitu untuk membersihkan noda pada furniture kayu.

Caranya mudah sekali. Pilih jenis teh hitam, lalu seduh menggunakan air hangat, siapkan kain lembut dan celupkan pada air teh tersebut. Peras kainnya, barulah kamu bisa mengusapkan pada perabot kayu. Lakukan sampai noda benar-benar hilang.

6.    Menggunakan Alas untuk Meminimalisir Kerusakan

Resiko tergores benda tajam atau terkenal tumpahan noda memang tak bisa kita hindari. Namun kita bisa meminimalisir akibatnya dengan melindungi bagian atas perabot menggunakan alas seperti taplak meja. Dengan begitu permukaan kayu akan terlindungi dengan baik. Sementara untuk bagian kakinya bisa mengalasi dengan kain felt atau karpet.

7.    Jangan Membiarkan Noda Air

Noda air kalau didiamkan dalam waktu lama akan sangat membahayakan sekali untuk furniture. Beberapa orang ada saja yang memiliki kebiasaan menyimpan gelas di atas furniture akibatnya malah meninggalkan noda air berbentuk lingkaran di bagian permukaannya. Bila dibiarkan begitu saja, noda bisa menjadi permanen dan merusak keindahan tekstur alami kayu. Jadi, saat ada noda air sebaiknya kamu cepat-cepat mengeringkannya menggunakan kain lembut atau tisu ya.

8.    Membersihkan Furniture Kayu Secara Berkala dengan Tepat

Kamu juga harus memiliki jadwal rutin membersihkan furniture kesayanganmu ya. Setidaknya sebulan sekali sudah cukup bila memang kamu sibuk. Cara pembersihannya sederhana saja, hanya dengan menyemprot pledge atau cairan pelapis furniture di bagian permukaan lalu lap menggunakan kain kering.

Untuk mendapatkan peralatan pembersih furniture tersebut, kamu bisa membelinya di toko furniture terdekat. Kalau ingin melakukan finishing ulang, sebaiknya tidak usah dalam jangka waktu dekat ya. Berikan jarak 3-4 tahun saja, agar bisa membuat tampilan furniture tetap oke.

9.    Ingin Membersihkan Bagian Tak Terjangkau? Gunakan Kuas atau Sikat Gigi

Sederhananya, furniture kayu bisa dibersihkan hanya dengan menggunakan kain saja. Namun beberapa area yang sulit dijangkau dan membuat debu semakin bertumpuk. Bila hal tersebut terjadi pada furniture, cobalah melakukan pembersihkan menggunakan kuas atau sikat gigi yang memang bisa masuk ke area-area tersembunyi.

10. Memastikan Kualitas Furniture Sebelum Membelinya

Dan tips terakhir adalah memastikan kualitas furniture sebelum kamu membelinya. Mulai dari jenis kayu hingga finishing yang memang mempengaruhi tingkat keawetan furniture.

Lantas, jenis kayu apa sih yang paling ekonomis namun berkualitas untuk membuat sebuah furniture?

Pilihan ekonomisnya, kamu bisa coba menggunakan kayu olahan. Namun pastikan bahwa jenis yang dipilih memiliki kualifikasi terbaik. Seperti Plywood atau Kayu Lapis, jenis kayu yang berasal dari lembaran irisan kayu tipis lalu ditumpuk berlapis sampai mencapai ketebalan tertentu.

Ada juga MDF (Medium Density Fiberboard), papan kayu yang berasal dari kayu lunak yang dihancurkan hingga menjadi bubur baruah dicampur dengan bahan kimia yang berfungsi sebagai perekat. Setelah itu dikompres dan dikeringkan. Lalu Blockboard yang terdiri dari potongan kecil kayu yang dipadatkan menjadi lembaran papan. Jenis potongan kayu yang digunakan biasanya berasal dari kayu lunak berukuran 4 sampai 5 cm. Material ini terdiri dari 2 ketebalan 15 mm dan jga 18 mm.

Oke, itulah tips merawat furniture kayu minimalis agar tidak cepat rusak dari Interior Loka! Hal paling penting dalam proses perawatan adalah kita sebagai pengguna harus berhati-hati dan menjaga kebersihan setiap hari. Dari pada harus membeli furniture kembali karena kerusakan tertentu, lebih baik merawatnya setiap hari, betul tidak?

Nabilah Kautsar

Freelance Content Writer & Social Media Specialist